FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT STRES MENGHADAPI OBJEKTIVE STRUCTURED CLINICAL EXAMINATION PADA MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA

Wulandini Putri Handayani, Deden Iwan Setiawan, Ririn Wahyu Widayati

Abstract


Salah satu metode mengevaluasi belajar pada mahasiswa keperawatan adalah OSCE. OSCE dapat menimbulkan stres sehingga dapat mempengaruhi prestasi mahasiswa keperawatan, stres yang dialami mahasiswa dapat dipengaruhi oleh faktor fisik dan faktor psikologis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat stres menghadapi Objektive Structured Clinical examination (OSCE) pada mahasiswa. Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan Retrospektif. Tehnik pengambilan sampel menggunakan propotional purporsive sampling dengan jumlah sampel 144 orang, dengan analisis menggunakan uji statistik  chi square dan analisis regresi logistik. Sebagian besar mahasiswa adalah mahasiswa yang memiliki tingkat stres ringan dengan persentase sebesar 57.6%, sebagian besar stresor fisik adalah stresor fisik dengan tingkat sedang sebesar 60.4%, dan yang paling dominan adalah stresor psikologis dengan tingkat sedang sebesar 81.9%. Analisishubungan jenis kelamin dengan tingkat stres mengikuti OSCE (sig 0.420 > 0.05), analisis stresor fisik dengan tingkat stres mengikuti OSCE (sig 0.000 < 0.05), analisis stresor psikologis dengan tingkat stres mengikuti OSCE (sig 0.000 < 0.05), dan analisis faktor yang paling berhubungan (stresor fisik = 9.321). Kesimpulan penelitian adalah tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat stres menghadapi OSCE, ada hubungan antara stresor fisik dengan tingkat stres menghadapi OSCE, ada hubungan stresor psikologis dengan tingkat stres menghadapi OSCE, dan faktor yang paling berhubungan dengan tingkat stres menghadapi OSCE adalah stresor fisik. 

 

Kata Kunci : Tingkat Stres, OSCE, Stresor Fisik, Stresor Psikologis.


Full Text:

PDF

References


Association For Surgical Education. (2001). The Objective Structured Clinical Examination. http:// www.surgicaleducation.com

Chan C. (2009). Assessment: Objective Structured Clinical Examination, Assessment Resources@HKU, University of Hong Kong. November 22, 2013. http://ar.cetl.hku.hk

Efendy, F. & Nursalam.(2008). Pendidikan Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika Engagement and Experience Journal, 1(1). pp. 1-

Fidment, S. (2012).The Objective Structured Clinical Exam (OSCE): A Qualitative Study exploring the Healthcare Student’s Experience. Student

Hidayat, Dede. (2009). Pengantar Psikologi Untuk Tenaga Kesehatan, Ilmu Perilaku Manusia.Jakarta : Trans Info Media

Keliat, B. A. (2007). Model Praktik Keperawatan Profesinal Jiwa. Jakarta : EGC

Mustaqim.(2008). Psikologi Pendidikan.Yogyakarta : Penerbit PustakaBelajar.

Potter & Perry. (2005). Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, danPraktik. Jakarta : EGC

Prawitasari, J.E. (2006). Stres dan Kecemasan Dalam Simposium Stres dan Kecemasan.Yogyakarta : FK UGM-IDAJI

Saam, Z dan Wahyuni, S. (2013). Psikologi Keperawatan. Jakarta : PT Rajagrafindo Persada

Smeltzer, S.C dan Bare, B. G. (2002).Buku Ajar Keperawatan Medikal-BedahBrunner & Suddarth, Edisi 8.Jakarta : EGC

Stuart, G. W. (2006). Buku Saku Keperawatan Jiwa Edisi 5. Jakarta : EGC

Sunaryo.(2004). Psikologi Untuk Keperawatan.Jakarta : EGC

Yosep, I. (2007). Keperawatan Jiwa. Bandung : Penerbit Refika Aditama.




DOI: https://doi.org/10.35842/jkry.v4i1.57

Article Metrics

Abstract view : 0 View
PDF - 0 View

Refbacks

  • There are currently no refbacks.