Pendidikan Kesehatan Meningkatkan Pengetahuan Remaja Tentang Seksualitas

Lainun Lutfi, Suryati Suryati

Abstract


Pentingnya pengetahuan remaja tentang seks untuk mencegah dampak negatif, diantaranya adalah kehamilan di luar nikah, penyakit menular seksual dan aborsi. Secara psikologis dan sosial, seorang remaja dengan kehamilan di luar nikah akan mengalami kebingungan dalam peran sosialnya di masyarakat. Keterbatasan akses informasi bagi remaja Indonesia mengenai kesehatan reproduksi yang di dalamnya mencakup seksualitas disebabkan karena masyarakat beranggapan bahwa seksualitas masih dianggap tabu. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya seks bebas yang berdampak pada kehamilan di luar pernikahan dan melakukan aborsi dikalangan remaja adalah dengan melakukan pendidikan kesehatan. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehtan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang seksualitas. Penelitian ini berjenis pre eksperimental dengan pendekatan one group pre test – post test design. Hasil penelitian ini menunjukan terjadinya peningkatan pengetahuan baik dari 26 responden (68%) menjadi 37 responden ( 97%), setelah memberikan pendidikan kesehatan tentang seksualitas. Hasil uji Wilcoxon di dapatkan p-value = 0,001 < 0,05 menunjukan terdapat perbedaan bermakna tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang seksualitas. Kesimpulannya adalah pendidikan kesehatan meningkatkan pengetahuan remaja tentang seksualitas.

Keywords


Pendidikan kesehatan; Tingkat Pengetahuan; Remaja; Seksualitas

Full Text:

PDF

References


Amisani, D. (2009). Pengaruh Leaflet Dan Penyuluhan Terhadap Perilaku Kader Kesehatan Di Kecamatan Jati Luhur.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2012). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia. Jakarta : Kementrian Kesehatan

Benita Rena. (2012). Pengaruh Penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi pada remaja SMP Kristen Gergarji. (Skripsi). Universitas Diponegoro.

Deliyana. (2015). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Seksual Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Seks Bebas Pada Remajadi Smk Negeri 1 Bantul Yogyakarta. STIKes Aisyiyah Yogyakarta

Dinas Kesehatan DIY. (2015). http://krjogja.com/web/news/read/13838/Hamil_di_Luar_Nikah_MengapaAngkanya_Tinggihttp://kesga.kemkes.go.id/images/pedoman/SDKI-2012RemajaIndonesia.pdf.

Dinkes DIY. (2013). Profil Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta:DinkesDIYtd.repository.ugm.ac.id/index.php?mod=download&subDownloadFile&act=viw&typ=html&id=82064&ftyp=potongan&pot ongan=S2-2015-376987-chapter1.pdf.

Erni. (2013). Pendidikan Seks pada Remaja, Dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta 1. Jurnal Health Quality.Vol. 3 No. 2.69-140.

Intan dan Iwan. (2013). Kesehatan Reproduksi Untuk Mahasiswa Kebidanan Dan Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika

Kementrian Kesehatan Republic Indonesia. (2013). Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja, http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/Infodatin%20AIDS.pdf

Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2013). Dalam Kompas, https://www.kompasiana.com/rumahbelajar_persada/63-persen- remaja-di-indonesia-melakukan-seks pranikah_54f91d77a33311fc078b45f4.

Kumalasari S dan Andhyantoro I. (2012). Kesehatan Reproduksi untuk Mahasiswa Kebidanan dan Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Lubis, N.M. (2013). Psikologi Kespro Wanita dan Perkembangan Reproduksinya Ditinjau dari Aspek Fisik dan Psikologi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Notoatmodjo, S. (2010). Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. Rineka Cipta. Jakarta

Nurhamsyah, D., Mendri, N.K., Wahyuningsih, M., (2015). Pengaruh Edukasi Terhadap Perubahan Pengetahuan Dan Sikap Mahasiswa Tentang Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) Di Fakultas Ilmu Sosial Dan Ekonomi Universitas Respati Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Respati Vol. II Nomor 2 September 2015. ISSN : 2088 – 8872

Nursalam, Effendi F. (2009). Pendidikan dalam Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika;.p. 220.

Pesiwarissa, P.E., Messakh, S.T., Panuntun, B. (2019). Gambaran Implementasi Program Kesehatan Reproduksi Remaja Di Puskesmas Getasan. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta, 6 (2), Mei 2019, 570-574. Tersedia online di: http://nursingjurnal.respati.ac.id/index.php/JKRY/index

Savitri, Kirnanto & Nurunniyah . (2012). Pemberian Pendidikan Kesehatan Reproduksi Berpengaruh Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Seks Bebas pada Remaja Kelas X dan XI di SMK Muhammadiyah II Bantul. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Alma Ata Yogyakarta.

Soetjiningsih. (2012). Perkembangan Anak dan Permasalahannya dalam Buku Ajar I Ilmu Perkembangan Anak Dan Remaja. Jakarta :Sagungseto

Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI), Komponen Kesehatan Reproduksi Remaja. (2012). http://chnrl.org/pelatihan-demografi/SDKI- 2012.pdf

Utama, I.B. (2013). Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi pada Siswa di SMA N 1 Imogiri. (KTI) Program Studi Ilmu Keperawatan. UMY




DOI: https://doi.org/10.35842/jkry.v6i3.394

Article Metrics

Abstract view : 0 View
PDF - 0 View

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.