Hubungan Antara Keaktifan Berorganisasi, Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar dan Status Kesehatan Mental pada Mahasiswa FISIP di Universitas Cenderawasih Papua

Yuliana Amrita Udam, Yulius Y Ranimpi

Abstract


Dalam proses belajar, mahasiswa membutuhkan motivasi karena dapat mendorong dirinya untuk lebih giat belajar. Motivasi belajar mempunyai pengaruh terhadap peningkatan prestasi belajar. Selain memperoleh indeks prestasi yang baik mahasiswa juga diharapkan mampu mengembangkan kemampuan dan keterampilannya melalui kegiatan berorganisasi. Terdapat dua tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara keaktifan mahasiswa dalam berorganisasi dan motivasi belajar dengan prestasi belajar, dan hubungan antara keaktifan berorganisasi, motivasi belajar dan prestasi belajar dengan status kesehatan mental pada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas dan atau Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas selama 1 tahun. Metode penelitian yang digunakan ialah kuantitatif dengan pendekatan penelitian asosiatif, dengan teknik Random  Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 16 responden terdapat 40,0% mahasiswa aktif berorganisasi, 50,1% mahasiswa memiliki motivasi berprestasi dan 55,5% mempunyai status kesehatan mental yang tinggi. Selain itu penelitian ini memperlihatkan adanya hubungan positif dan signifikan terhadap (1) keaktifan berorganisasi dan motivasi berprestasi (2) motivasi berprestasi dan status kesehatan mental terhadap mahasiswa FISIP yang menjadi pengurus BEMU dan atau BEMF di UNCEN PAPUA

Keywords


keaktifan berorganisasi; motivasi belajar; prestasi belajar; status kesehatan mental

Full Text:

PDF

References


Abraham. 2007. Kesehatan Jiwa. Jakarta : Mediaction

Agoes A., dkk. 2003. Teori dan Manajemen Stress (Kontemporer dan Islam). Malang: Taroda.

Ardi, M. dan Aryani, L. 2010. Hubungan Antara Persepsi Terhadap Organisasi dengan Minat Berorganisasi Pada Mahasiswa. Jurnal Fakultas Psikologi UIN Suska.

Arendra S.S. 2016. Hubungan Antara Motivasi Berprestasi Dengan Minat Membaca Buku Pada Siswa SMA Negeri 2 Klaten. (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Arifin S. 2014. Mahasiswa dan Organisasi. Jakarta: Grafindo Persada.

Aryani L., A.M 2010. Hubungan Antara Persepsi Terhadap Organisasi dengan Minat Berorganisasi Pada Mahasiswa. Jurnal Fakultas Psikologi UIN Suska.

Dariyo A. 2004. Psikologi Perkembangan Dewasa Muda. Jakarta: Grasindo

Departemen Pendidikan Nasional. 2008, Pengolahan dan Analisa Data Penelitian, Direktorat Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Depdiknas. 2008. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Dikmenum Depdiknas

Dhanasari V., Shelly I., Dwi A. 2017. Masalah Kesehatan Jiwa pada Mahasiswa Baru di Sebuah Universitas di Jakarta. Mahasiswa. Jakarta

Edi H., Wakhid A., Ashari. 2014. Pengaruh Keaktifan Berorganisasi dan Konsep Diri terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Purworejo Tahun Akademik 2013/2014, Jurnal, Radiasi, Vol. 4 No. 1 September 2014, Hal. 77-80

Fathurrohman M., Sulistyorini. 2012. Belajar Dan Pembelajaran Meningkatkan Mutu Pembelajaran Sesuai Standar Nasional. Yogyakarta: Teras

Greenberg J.S. 2002. Comprehensive Stress Management. 7th ed. Mc Grew-Hill Inc. New York.

Hadi P. 2004. Depresi & Solusinya. Yogyakarta: Tugu Publisher.

Hartaji D.A. 2012. Motivasi Berprestasi Pada Mahasiswa yang Berkuliah Dengan Jurusan Pilihan Orangtua. Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma.

Hartono L.A. 2011. Stres dan Stroke. Yogyakarta: Karnesius.

Hawari D. 2007. Pendekatan Holistik pada Gangguan Jiwa Skizofrenia. Jakarta : Balai Penerbit FKUI.

Latief K. 2016. Korelasi Rank Spearman. Diunduh dari : https://repository.ar-raniry.ac.id/480/1/09- Korelasi Rank Spearman.pdf pada tanggal 13 Februari 2019

Leny dan Suyasa P.T.Y.S. 2006. Keaktifan Berorganisasi dan Kompetensi Interpersonal. Mahasiswa Bandung: Universitas Tarumanegara. (Jurnal Phronesis, Vol. 8 Nomor 1, Juni 2006)

Luthans F. 2006. Perilaku Organisasi. (Alih Bahasa V.A Yuwono, dkk). Edisi Bahasa Indonesia. Yogyakarta: ANDI.

Ningsih W.S. dan Kusmayadi, D. 2008. Hubungan Antara Minat Berorganisasi dengan Asertivitas pada Mahasiswa. Journal Soul, 1(2), 73-83. Diunduh dari http://www.ejournal-unisma.net

Novandro. 2013. Pengaruh Pola Asuh Otoriatif dan Motivasi Berprestasi terhadap Kreativitas Mahasiswa. Salatiga

Oktavia W., Zulharman., Risma, D. 2012. Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Tingkat Stres pada Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Kedokteran Universitas Riau. Riau: FKIK UNRIAU.

Pieter H.Z. dan Lubis, N.L. 2010. Pengantar Psikologi Dalam Keperawatan. Jakarta: Kencana

Pujadi A. 2007. “Faktor-faktor yang mempengaruhi Motivasi Belajar : studi kasus pada fakultas ekonomi Universitas Bunda Mulia”. Business & Management Journal Bunda Mulia,3 (2): 41-51, September 2007

Potter, P.A., dan Perry, A.G. 2010. Fundamental Keperawatan. (Diah, N,F., Onni, T., & Farah, D, Penerjemah). Ed ke-7. Jakarta: EGC.

Robbins, P.S. 2008. Organizational Behaviour, Tenth Edition (Perilaku Organisasi Ke Sepuluh), alih bahasa Drs. Benyamin Molan. Salemba Empat: Jakarta

Rofiq M.N. 2013. Pengaruh Aktifitas Berorganisasi terhadap Indeks Prestasi Belajar Mahasiswa Jurusan KSDP Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Skripsi: Universitas Negeri Malang

Rustakahak. 2014. Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Prestasi Belajar. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Sanjaya W. 2006. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sarafino E. P. 2008. Health Psychology: Biopsychosocial Interactions Sixth Edition. USA: The College of New Jersey. Schaufeli, W.B. Salanova, M., Gonzalez- Roma, V. & B. 2002. W.B., Schaufeli, Salanova, M., Gonzalez- Roma, V. & Bakker The measurement of engagement and burnout: a two sample confirmatory factor analytic approach. Journal of Happiness Studies,3 No Title. Journal of Happiness.

Schaufeli W.B. Salanova G.R.V., & Bakker A.B. 2002. The Measurement of Engagement and Burnout: A Two Sample Confirmatory Factor Analytic Approach. Journal of Happiness Studies.

Setiyono. 2011. Pengaruh Motivasi Belajar, Lingkungan Keluarga, Lingkungan Sekolah dan Metode Pembelajaran Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Akuntansi Siswa Kelas XI IS SMA Negeri 2 Wonogiri Tahun Ajaran 2010/2011. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Sudarman P. 2004. Belajar Efektif di Perguruan Tinggi. Bandung : PT Remaja Rosdakarya Offset.

Sujarwo R. 2012. Faktor Yang Yang Mempengaruhi Pengetahuan Rendah. Diunduh 15 Mei 2013. http://gununglaban.wordpress.com/2012/03/30/ faktor-yang-yang-mempengaruhi-pengetahuan-rendah/

Syarifudin B. 2010. Panduan TA Keperawatan Dan Kebidanan Dengan SPSS. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Grafindo

Tjakraatmadja J.H. 2005. Membangun Learning Organization: Mau berbagi, dalam seminar Sekolah Manajemen dan Bisnis ITB. www.itb.ac.id.

Triwoko A. (2013). Hubungan Antara Motivasi Berprestasi dengan Kreativitas Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 2 Salatiga. Salatiga: Skripsi.

Winkel W.S. 2009. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi




DOI: https://doi.org/10.35842/jkry.v6i3.386

Article Metrics

Abstract view : 0 View
PDF - 0 View

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.