Survei Kejadian Hipertensi dan Kesehatan Ginjal pada Lansia di Dusun Bagongan, Desa Tolokan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang

Petra Hartince Yopo, Treesia Sujan

Abstract


Hipertensi merupakan salah satu faktor yang berkontribusi pada penurunan fungsi ginjal. Penelitian ini untuk mengetahui kesehatan ginjal dan angka kejadian hipertensi di Dusun Tolokan, Desa Bagongan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Penelitian ini mengguakan pendekatan kuantitatif deskriptif, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah lansia (berusia 60 tahun keatas). Metode pengambilan data menggunakan beberapa instrument penelitian untuk mengukur tekanan darah, denyut nadi, serta mengetahui kadar glukosa, protein dan pH urin. Analisis terhadap fungsi ginjal dilakukan dengan menghitung keseimbangan cairan melalui analisa kebutuhan cairan dan intake output selain itu, kesehatan ginjal juga akan dilihat melalui kadar pH, protein dan glukosa yang terdapat pada urine responden. Hasil penelitian ini menunjukan angka kejadian hipertensi di Dusun Tolokan, Desa Bagongan Kecamatan Gertasan, Kabupaten Semarang dari 44 responden terdapat 18 responden dengan Hipertensi tipe 1 dan 12 responden dengan Hipertensi tipe 2. Analisis kesehatan ginjal pada lansia dengan Hipertensi tipe 1 dan 2 di Desa Bagongan mendapatkan hasil bahwa terdapat 1 responden dengan pH >8, 2 responden dengan urin yang positif mengandung glukosa serta 3 responden dengan kadar protein >10mg/dL3. Berdasarkan hasil yang telah didapat, diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi tenaga kesehatan yang ada di Desa Tolokan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap lansia yang ada di Dusun Bagongan untuk mengetahui kesehatan ginjalnya.


Keywords


Kesehatan ginjal; Hipertensi; Survei

Full Text:

PDF

References


Adhiatma, T. H., Wahab, Z., & Widyantara. (2014). Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Gagal Ginjal Kronik pada Pasien Hemodialidsis di RSUD Tungurejo Semarang.

Ali, A. B. B., Masi. G. N. M., Kallo. V. (2017). Perbandingan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik dengan Comorbid Faktor Diabetes Melitus dan Hipertensi Di Ruangan Hemodialisa Rsup. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal Keperawatan, Vol. 5, No.2 Agustus 2017.

Asriani., Bahar, B., & Kadrianti, E. (2014). Hubungan Hipertensi dengan Kejadian Gagal Ginjal di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Periode Januari 2011-Desember 2012. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 4(2).

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018, 1–200.

Bakris, G.L., & Ritz E. (2009). Hypertension and kidney disease: A marriage that should be prevented. Hong Kong Journal Nephrol, 11(1), 1–4.

Bolignano, D., Rastelli, S., Agarwal, R., Fliser, D., Massy Z., & Ortiz, A., et al. (2013). Pulmonary hypertension in CKD. American Journal of Kidney Disease, 61(4), 612–22.

Cravedi, P., Remuzzi, G. (2013). Pathophysiology of Proteinuria and its Value as an Outcame Measure in Chronic Kidney Disease. Brithish Journal of Clinical Pharmacology, 516-523

Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang. (2016). Profil Kesehatan Kabupaten Semarang.

Institute for Health Metrics and Evaluation. (2016). Top 10 Causes Of Death And Top 10 Risk Contributing To Dalys di University of Washington. Health data. A4

Girsang, W. F. C., Rambert, G. I., Wowor, M. (2016). Gambaran Glukosa Urin pada Pasien Tuberkulosis Paru Dewasa di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal e-Biomedik. Vol.4, No.2, Juli-Desember 2016.

Kalaitzidis, R., Li, S., Wang, C., Chen, S. C., McCullough, P. A., & Bakris, G. L. (2009). Hypertension in Early-Stage Kidney Disease: An Update From the Kidney Early Evaluation Program (KEEP). American Journal of Kidnes Disease, 53(4), 22–31.

Kemantrian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Lansia.

Lusiyani. (2016). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Konsep Diri Lansia Di Kelurahan Candirejo Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang, 1–13.

Mahmudah, U., Cahyati, W. H., & Wahyuningsih, A. S. (2013). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2):113–20.

Nurmasari, W., Silchan, M., Johan, A. (2013). Asupan Makan, Sindrom Metabolik, dan Status Keseimbangan Asam-Basa pada Lansia. Jurnal Klinik Gizi Indonesia, 9(4), 179-187

Rahajeng, E., & Tuminah, S. (2009). Prevalensi Hipertensi dan Determinannya di Indonesia. Kedokteran Indonesia, 59(12), 580–7.

Rostanti, A., Bawotong, J., & Onibala, F. (2016). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Menjalani Terapi Hemodialisa pada Penyakit Ginjal Kronik di Ruangan Dahlia dan Melati RSUP Prof. dr. R. D Kandou Manado. e-journal Keperawatan, 4(8) , 1–6.

Rosyid, M., & Rudiarto, I. (2014). Karakteristik Sosial Ekonomi Masyarakat Petani Kecamatan Bandar Dalam Sistem Livehood Pedesaan. Journal Geoplanning, 2, 44-84

Santoso, B., Sulistiowati, E., Tuti, S. (2013) . Riset Kesehatan Dasar Dalam Angka Provinsi Jawa Tengah 2013. Kementerian Kesehatan RI. Vol 7.

Sartik, R. M., Tjekyan, S., & Zulkarnain, M. (2017). Faktor-Faktor dan Kejadian Hipertensi pada Penduduk Palembang. Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 8(3), 180-191

Soenarta, A. A., Erwinanto., Mumpuni, A. S. S., Barack, R,, Lukito, A. A., Hersunarti, N. (2015) . Pedoman tatalaksana hipertensi pada penyakit kardiovaskular. 1:1–2.

Wahyuni., & Dian. (2013). Identifikasi Fungsi Ginjal Dan Upaya Peningkatan Kesadaran Untuk Pemenuhan Kebutuhan Cairan Tubuh Pada Sopir- Kondektur Bus Mahasiswa Uns. Jurnal Pengmas, 1(2):36–42.

Zaenurrohmah, D. H., Rachmayanti, R. D. (2017). Hubungan Pengetahuan Dan Riwayat Hipertensi dengan Tindakan Pengendalian Tekanan Darah Pada Lansia. Jurnal Berkala Epidemiologi. Vol. 5, No. 2 Mei 2017




DOI: https://doi.org/10.35842/jkry.v6i3.378

Article Metrics

Abstract view : 0 View
PDF - 0 View

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.