Skala Nyeri Ibu Berhubungan dengan Waktu Inisiasi Pemberian ASI pada Bayi Baru Lahir Pasca Seksio Sesar di Alamanda 1 dan 2 RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta

Hulfa Hidayati, Lala Budi Fitriana

Abstract


Ibu yang mengalami persalinan seksio sesar akan mengalami rasa nyeri akibat insisi dinding abdomen. Dampak dari nyeri dapat menyebabkan mobilisasi menjadi terbatas dan waktu inisiasi pemberian ASI pada pasien seksio sesar menjadi terlambat. Pasien seksio sesar sering mengalami kesulitan untuk memberikan ASI kepada bayinya segera setelah lahir. Hal ini akibat rasa nyeri yang muncul setelah operasi sesar. Nyeri dapat menghambat proses pemberian ASI pada satu jam pertama setelah bayi lahir. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan skala nyeri ibu dengan waktu inisiasi pemberian ASI pada bayi baru lahir pasca seksio sesar di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan deskriptif analitik. penelitian perjumlah 48 dengan teknik sampling non probability. Data di analisis bivariat menggunakan uji chi square. Sebagian besar usia ibu seksio sesar adalah usia reproduksi sehat, sebagian besar pendidikan ibu seksio sesar pendidkan menengah, sebagian besar skala nyeri ibu seksio sesar adalah nyeri sedang, sebagian besar waktu inisiasi pemberian ASI adalah lambat Uji korelasional menggunakan uji chi square dengan nilai P value = 0.002< 0.05. Ada hubungan yang bermakna antara skala nyeri ibu dengan waktu inisiasi pemberian ASI pada bayi baru lahir pasca seksio sesar di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta.


Keywords


Inisiasi Pemberian ASI; Skala Nyeri; Seksio Sesar

Full Text:

PDF

References


Brunner & Suddrath (2007), Buku Ajaran Keperawatan Medikal Bedah. EGC, Jakarta.

Danuatmaja. B, Meiliasari. M. (2007). Pasca Persalinan, Masalah Dan Solusi. Jakarta : Puspa Swara.

Elvianus, S. (2011). Perbedaan Intesitas Nyeri Selama Perawatan Pasca Seksio Sesar Ntara Pasien Yang Mengalami Teknik Distraksi Dan Relaksasi di RSUD Dr. Pirngadi Medan, Universitas Sumatra Utara.

Fauzi, A. dan Dewi, Y. (2007). Operasi Caesar, Jakarta : Edsa Mahkota.

Friedman, Bowden & Jones. (2014). Keperawatan Keluarga Riset, Teori, dan Praktik. Edisi 5. Jakarta : EGC

Gill, (2005). Penatalaksanaan Nyeri Neuropatik. Yogyakarta : Medikagama

Kusumaningrum. (2008). Faktor Yang Mempengaruhi Kecukupan ASI, http://lib.ugm.ac.id/5787/1/452/Shinta.pdf. (Di Akses : 11 febuari 2016).

Maryati, (2012). Asuhan Keperawatan Maternitas. Jakarta : Salemba Medika

Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Potter dan Perry. (2005). Fundamental keperawatan : konsep, proses dan praktek. Jakarta : EGC.

Riskesdas (2013). Rencana Kerja Pembinaan Gizi Masyarakat. Jakarta : Kementrian Kesehatan RI.

Roesli, U. (2008). Inisiasi Menyusui Dini Plus ASI Esklusif. Jakarta : Pustaka Bunda

Roesli, U. (2009). Manajemen laktasi. Jakarta : IDAI.

Roesli, U. (2011). Asi Untuk Kecerdasan Bayi. Yogyakarta : Ayyana

Soertjiningsih, S. (2014). Manfaat ASI Eksklusif Untuk Buah Hati Anda, Yogyakarta : Goyen Publishing.

Tamsuri Anas. (2007). Konsep Dan Penatalaksanaan Nyeri. Jakarta : EGC




DOI: https://doi.org/10.35842/jkry.v6i2.319

Article Metrics

Abstract view : 0 View
PDF - 0 View

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta

Kampus 2 Universitas Respati Yogyakarta
Jalan Raya Tajem KM.1,5, Maguwoharjo, Depok, Kenayan, Wedomartani
Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Email: jk_respati_jogja@respati.ac.id


p-ISSN: 2088-8872 | e-ISSN: 2541-2728


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License



 Indexed by:

  



View my stats