Hubungan Antara Aktivitas Fisik dengan Kekambuhan ISPA Pada Anak Usia Sekolah di Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang

Sinsyeba Tomatala, Angkit Kinasih, Maria Dyah Kurniasari, Fiane De Fretes

Abstract


Tumbuh dan kembang anak mencakup 2 peristiwa yang berbeda, tetapi saling berkaitan. Sistem kekebalan tubuh yang dipengaruhi oleh aktivitas fisik digunakan untuk melawan penyakit infeksius. Salah satu contoh penyakit infeksius adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Pada tahun 2012, di Jawa Tengah angka kematian bayi, 80% dan anak usia 6- 12 tahun 23% disebabkan oleh ISPA pneumonia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian ISPA pada anak usia sekolah yang berada di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia sekolah sebanyak 62 orang yang memiliki riwayat pernah menderita ISPA di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Data primer diambil dengan menggunakan instrumen kuesioner PAQ-C untuk mengukur aktivitas fisik. Berdasarkan hasil uji korelasi dengan menggunakan uji Spearman, dapat diketahui adanya hubungan antara aktivitas fisik dengan ISPA dimana nilai p-value 0,107 hal ini menunjukkan bahwa nilai signifikasinya 0,01 yang berarti ada hubungan antara aktivitas fisik dengan ISPA tetapi hubungannya lemah. Selain itu, didapatkan juga nilai koefisien korelasi 0,206, nilai tersebut adalah positif sehingga menunjukan bahwa, semakin tinggi responden dengan riwayat ISPA melakukan aktivitas fisik, maka semakin tinggi resiko responden mengalami kekambuhan ISPA.


Keywords


Anak; ISPA; Aktivitas Fisik

Full Text:

PDF

References


Almatsier, S. (2009). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Cahyaningsih, S. D. (2011). Pertumbuhan Perkembangan Anak dan Remaja, Jakarta : TIM

Dharma, A. and Andryanto, M. (2010). Pengantar Psikolog. Jakarta: Erlangga.

Depkes RI. (2012). Pedoman Pengendalian Infeksi Saluran Pernafasan Akut. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.

Depkes RI. (2008). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Dinkes Kota Salatiga. (2013). Profil Kesehatan Kota Salatiga 2012. Salatiga: Dinas Kesehatan Kota Salatiga.

Husaini, M.A., Dadang, A.P., Anie, K., Dangsina, M., & Didit, D. (2002). Gizi Atlet Sepak Bola. Jakarta: Dirjen Kesehatan Masyarakat Direktorat Gizi Masyarakat Depkes R.I.

Heath GW, Ford ES, Craven TE, Macera CA, Jackson KL, Pate RR. Exercise and the incidence of upper respiratory tract infections. Med Sci Sports Exerc 1991:23(2):152–7. [PubMed: 2018010].

James J, Baker C, & Swain H. (2008). Prinsip-Prinsip Sains untuk Keperawatan. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Kemenkes RI. (2013). Profil Kesehatan Indonesia 2012. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI

Kementerian Kesehatan, R. (2013). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI DinKes Jateng.

Maryunani, A, (2010). Ilmu Kesehatan Anak dalam Kebidanan. Jakarta: TIM.

Murti, T. (2016). Faktor Risiko Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sukoharjo. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Notoatmodjo, S. (2008). Kesehatan Masyarakat Ilmu & Seni: Edisi Revisi 2011. Jakarta : Rineka Cipta

Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Utoro, B.F. (2011). Pengaruh penerapan carbohydrate loading modifikasi terhadap kesegaran jasmani atlet sepak bola. Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro Semarang;

WHO. (2008). Physical Activity. Diakses 10 November 2018. http://lancaster.unl.edulenviro/pestifactssheets/1 07-97 htm.

WHO. (2007). Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) yang Cenderung Menjadi Epidemi dan Pandemi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Jenewa: WHO

Yusuf, S. (2010). Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.




DOI: https://doi.org/10.35842/jkry.v6i1.289

Article Metrics

Abstract view : 0 View
PDF - 0 View

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.