Efektivitas Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Kecemasan Pada Lansia Di Unit Pelayanan Lanjut Usia Budi Dharma, Umbulharjo Yogyakarta

Mohammad Judha, Endang Nurul Syafitri

Abstract


Aromaterapi Lemon merupakan salah satu jenis aromaterapi yang memiliki efek menenangkan atau rileks untuk beberapa gangguan misalnya mengurangi kecemasan, ketegangan dan insomnia. Zat yang terkandung dalam lemon salah satunya adalah linalool yang berguna untuk menstabilkan sistem saraf sehingga dapat menimbulkan efek tenang bagi siapapun yang menghirupnya.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap kecemasan pada lansia di Panti Wreda Budhi Dharma , Umbulharjo, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode Quasyexperimentalone group pre post test dengan rancanganTime Series. Data hasil analisa pengukuran kecemasan pada lansia yang mendapatkan aromaterapi lemon didapatkan dari kuesioner DASS 42 dan dilakukan uji hipotesisi secara statistic. Teknik sampel menggunakan consecutive samplingsebanyak 18 responden.Karakteristik responden sebagian besar berada pada kategori lanjut usia 66.7% dan mayoritas lansia berjenis kelamin perempuan 72.2%. Stres lansia sebelum pemberian aromaterapi lemon rata-rata skor kecemasan yaitu 16.28  dan setelah pemberian aromaterapi lemon 11.67. Hasil analisis diperoleh selisih paling tertinggi pada hari ketiga dan kelima yaitu 0.89dengan p-value adalah 0.000. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap kecemasan pada lansia di Unit Pelayanan Lanjut Usia Budi Dharma.


Keywords


Aromaterapi Lemon; Kecemasan; Lansia

Full Text:

PDF

References


Akoso.(2005). Bebas Stres. Yogyakarta: Trident Referensi Publising; Med Express.

Azizah, L. M. (2011). Buku Ajar Keperawatan Lanjut Usia Yogyakarta: Graha Ilmu.

BPS. (2015). Badan Pusat Statistik Indonesia.

BPS DIY.(2015). Badan Pusat Statistik Indonesia.

Bulecheck, Gloria M, Dkk. (2013). Nurisng Interventions Classification (NIC). Edisi 6. Alih Bahasa Intansari Nurjanah.Indonesia:CV.MOCOMEDIA

Geddes & Grosset. (2005). Terapi-Terapi Alternatif. Yogyakarta: LOTUS.

Hawari. (2007). Sejahterah di Usia Senja Dimensi Psikologi Pada Lanjut Usia(Lansia). Jakarta : Balai Penerbit FKUI.

Hidayat, A. Aziz Alimul. (2014).Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia Buku I Edisi 2. Jakarta: Selemba Medika.

Hutasoid, Aini S. (2002). Aromatherapy Untuk Pemula. Jakarta: PT Gramedia Utama Pustaka.

Maryam, R.Siti. (2008). Mengenal Usia Lanjut dan Perawatanya. Jakarta: Selemba Medika.

Mc.Cabe,Pauline.(2001).Complementary Therapies In Nursing And Midwifery. Australia: Ausmed Publications.

Miller, C. A. (2012). Nursing for Wellness in Older Adults. (Sixth Edition). New York: Wolters Kluwer Health.

Mubarak, Wahit Iqbal., Indrawati, Lilis., Susanto, Joko. (2015). Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar. Jakarta: Selemba Medika.

Primadiati, Rachmi. (2002). Aromaterapi Perawatan Alami Untuk Sehat & Cantik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Sherwood, Lauralee. (2011). Fisiologi Manusia. Edisi 6. Jakarta: EGC.

Sobur, Alex. (2013). Psikologi Umum. Bandung: CV PUSTAKA SETIA.

Suardiman, S. P. (2011). Psikologi Lanjut Usia. Yogyakarta: UGM Press.

Suliswati. .(2007). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta: EGC.

Watt, Gillian and Janca, Aleksandar. 2008. Aromatherapy in Nursing and Mental Health Care. Journal of Contemporary Nurse, 30(1):69-75.

Wong. (2010) . Easing Anxiety With Aromatherapy. about.com alternative medicine [Jurnal Online]. Diperoleh tanggal 5 Desember 2016 darihttp://altmedicine.about.com/od/anxiety/a/.




DOI: https://doi.org/10.35842/jkry.v5i0.283

Article Metrics

Abstract view : 0 View
PDF - 0 View

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.