Dukungan Informasi Keluarga Meningkatkan Self-Care Klien DM Tipe 2 Di Ambarketawang Sleman Yogyakarta

Agustina Rahmawati, Astuti Yuni Nursasi, Widyatuti Widyatuti

Abstract


DM tipe 2 memiliki pengaruh cukup besar terhadap seluruh aspek kehidupan klien serta memiliki risiko terjadinya berbagai komplikasi yang dapat mengancam jiwa. Self-care diyakini mampu mempertahankan dan meningkatkan status kesehatan klien DM serta mencegah terjadinya komplikasi. Selain perhatian dan kasih sayang klien DM juga membutuhkan informasi terkait penyakit DM dari lingkungan sekitarnya termasuk keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan informasi keluarga dengan self-care klien DM tipe 2 di Kelurahan Ambarketawang Sleman Yogyakarta. Desain penelitian menggunakan analitic correlation dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dukungan informasi keluarga dan self-care kepada 119 responden. Dukungan informasi keluarga memiliki hubungan kuat (r= 0.749) dan positif dengan self-care klien DM tipe 2 (p value: 0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah peningkatan dukungan informasi keluarga dianjurkan guna meningkatkan status kesehatan klien DM.


Keywords


Dukungan keluarga; Self-care; DM tipe 2

Full Text:

PDF

References


Alligood, M.R. & Tomey, A.M. (2006). Nursingtheory : utilization & application. 3 th ed. Missouri : Mosby.

Amour T.A, Norris, S.L, Jack, Zhang, X. and Fisher L. (2005). The Effetiveness of Family Interventions in People with Diabetes Mellitus : Systematic Review. Diabetes UK. Diabetes Medicine. 22, 1295-1305

Black, J.M., & Hawk, J.H. (2009). Medical-Surgical Nursing: Clinical Management for positive outcome. 8th ed. Singapore : Saunders Elsevier.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. (2013). Profil Kesehatan Sleman 2013. www.dinkes.slemankab.go.id diakses pada tanggal 02 Maret 2016

Friedman,MM., Bowden, V.R. & Jones, E.G. (2003). Family Nursing Research, Theory & Practice. 5th ed. New Jersey: Prentice Hall.

Friedman, MM., Bowden, V.R. & Jones, E.G. (2010). Buku Ajar Keperawatan Keluarga: Riset, teori dan praktik. Edisi 5. Jakarta : EGC.

Herlinah, L. (2011) Hubungan Dukungan Keluarga dengan Perilaku Lansia dalam Pengendalian Hipertensi di Kecamatan Kota Jakarta Utara. Tesis. FIK UI

Kusniawati. (2011). Analisis Faktor yang Berkontribusi Terhadap Self Care Diabetes pada Klien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSU Tanggerang. Tesis. Tidak dipublikasikan. FIK.UI

Nwankwo, C.H., Nandy, B. & Nwankwo, B.O. (2010). Factor Influencing desease self-management among veterans with diabetes and poor glycemic control. Society of General Internal Medicine. 22. 442-446.

PERKENI. (2015). Konsesus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia.

WHO.(2013).http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs/312/en/ diakses tanggal 22 Februari 2016

Xu Yin, Toobert, D., Savage, C., Pan, W., & Whitmer, K. (2008). Factor influencing diabetes self-management in Chinese people with type 2 diabetes. Research ini Nursing & Health, 31, 613-625.




DOI: https://doi.org/10.35842/jkry.v5i0.278

Article Metrics

Abstract view : 0 View
PDF - 0 View

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.