Analisa Hubungan Antara Usia Menarche, Sikap Tentang Pre-Menstruasi Sindrom Terhadap Perilaku Dalam Mengatasi Pre-Menstruasi Sindrom Di SMPN 1 Mlati Yogyakarta

Melania Wahyuningsih, Anita LIliana

Abstract


Pre-menstruasi sindrom(PMS) adalah gangguan yang menyebabkan ketidaknyamanan fisik dan ketegangan emosional semasa dua minggu sebelum periode haid. PMS dialami oleh remaja putri sering mengakibatkan siswa tidak masuk sekolah. Banyak remaja putri yang tidak memahami pentingnya sikap mengatasi PMS sehingga tidak ditangani sampai tuntas. PMS yang tidak ditangani dengan baik bisa mengakibatkan tidak terdeteksinya kelainan reproduksi pada remaja. Peneliti ingin mengetahui usia menarche, sikap remaja terhadap PMS dan bagaimana pelaksanaannya saat mengatasi PMS.  Penelitian merupakan penelitian korelasi  dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian adalah remaja putri siswi kelas VII SMP negeri 1 Mlati. Pengambilan sampel secara total sampling. Analisa dengan menggunakan analisa Chi – square. Usia menarche sebagian besar siswi SMP Negeri I Mlati pada usia normal.Sikap penanganan PMS sebagian besar siswi SMP Negeri I Mlati dalam kategori positif. Perilaku dalam menangani PMS sebagian besar siswi SMP Negeri I Mlati dalam kategori cuku. Analisa hubungan antara usia menarche dengan perilaku mengatasi PMS p value 0,739 ( p value > 0,05), hubungan antara sikap dengan perilaku mengatasi PMS p value 0,309 ( p value > 0,05).  Tidak ada hubungan yang significant antara usia menache dan sikap terhadap perilaku siswa dalam menangani PMS.


Keywords


Pre menstrual syndrome; menarche

Full Text:

PDF

References


Andrews, G. 2010.Buku Ajar Kesehatan Reproduksi Wanita.Edisi 2. Jakarta. Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Brunner & Suddart. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta : EGC

Ekki (2013), Hubungan Pengetahuan Tentang kesehatan Reproduksi Terhadap Sikap Menghadapi Sindrom Pre-Menstruasi pada Remaja Putri Kelas XI MAN 2 Madiun, Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Kitamura, M., Takeda, T., Koga, S., Nagase, S., & Yaegashi, N. (2012).Relationship between premenstrual symptoms and dysmenorrhea in Japanese high school students.Archives of women's mental health, 15(2), 131-133.

Kusmiran.E., 2013.Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita.Jakarta : SalembaMedika

Maklumlah (2012), Hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja putri dengan sikap menghaapi premenstrual syndrome di SMK Farmasi YPIB Majalengka .

Notoatmodjo, S. (2003).Pendidikan kesehatan dan ilmu perilaku.Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S., & Kesehatan, P. (2011).Teori dan Aplikasi, Edisi Revisi 2010.Jakarta: Rineka Cipta.

Sulistina (2009), Hubungan Pengetahuan Menstruasi Dengan Perilaku Kesehatan Remaja Puteri Tentang Menstruasi Di Smpn I Trenggalek, http://eprints.uns.ac.id/9381/1/156952408201004491.pdf

Wawan, A., & Dewi, M. (2010).Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap, dan perilaku manusia.Yogyakarta: Nuha Medika, 16-8.

Yuliana ( 2014) Sikap remaja putri dalam menghadapi Pre Menstrual Sindrome di SMP Negeri I Karang Malang Sragen. http://digilib.stikeskusumahusada.ac.id/files/disk1/16/01-gdl-reniyulian-778-1-renyyul-6.pdf




DOI: https://doi.org/10.35842/jkry.v5i2.210

Article Metrics

Abstract view : 0 View
PDF - 0 View

Refbacks

  • There are currently no refbacks.