Pengaruh Terapi Napas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Abiyoso

Irfan Irfan, Cornelia Dede Yoshima Nekada

Abstract


Penyakit degeneratif menjadi masalah besar pada lansia. Salah satu penyakit degeneratif adalah hipertensi. Hipertensi  dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ vital seperti jantung, otak dan ginjal. Terapi napas dalam merupakan intervensi keperawatan yang dapat memperlama siklus pertukaran gas di paru-paru, meningkatkan kadar oksigen dalam darah, mempertahankan saraf simpatis dalam keadaan homeostasis, meningkatkan kerja dari baroreseptor yang akan memberikan impuls aferen menuju pusat jantung yang akan meningkatkan aktivitas sistem saraf parasimpatis selanjutnya akan merangsang pelepasan hormon asetilkolin yang dapat menurunkan denyut jantung serta membuat tubuh menjadi rileks sehingga memungkinkan untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah menentukan pengaruh dari terapi napas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Unit Abiyoso. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen pre post test with own group control design. Teknik sampel menggunakan consecutive sampling dengan 45 orang responden. Pada sejumlah responden tersebut dilakukan dua kali pengamatan yaitu sebagai data kontrol dan sebagai data intervensi, keduanya dilakukan selama 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh terapi napas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Abiyoso (p-value 0.000 (sistol), 0.016 (diastol); CI 95%). Kesimpulan penelitian menunjukan terapi napas dalam memiliki pengaruh dalam penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.


Keywords


Terapi Napas Dalam; Hipertensi; Tekanan Darah

Full Text:

PDF

References


American Heart Association. (2014). Internet. Symptoms, Diagnosis & Monitoring of High Blood Pressure. www.heart.org/HEARTORG/Conditions/HighBloodPressure/SymtomsDiagnosisMonitoringofHighBloodPressure/Symptoms-Diagnosis-Monitoring-of-High-Blood-Pressure_UCM_002053_article.jsp#mainContent, diakses pada 10 Desember 2015

Anggraini, A.D, Waren, A, Situmorang, E, Asputra, H, dan Siahaan, S.S. (2009). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien yang Berobat di Poliklinik Dewasa Puskesmas Bangkinang Periode Januari sampai Juni 2008. Files Of DrsMed – FK UNRI

Ayumi, A.H.N, Diana, S, dan Wijayanti, F. (2014). “Pengaruh Relaksasi Napas Dalam terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Ibu Hamil Hipertensi di Puskesmas Kendit Kecamatan Kendit Situbondo”. Jurnal Poltekkes Majapahit.

Devinta, K. (2014). “Pengaruh Tarik Napas Dalam terhadap Tekanan Darah pada Ibu-Ibu Penderita Hipertensi Tahap II di Pengajian Al-Huda Kampung Mokla Kecamatan Parangpong Kabupaten Bandung Barat”. Skripsi. Universitas Advent Indonesia

Dharma, K.K. (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan : Panduan Melaksanakan dan Menerapkan Hasil Penelitian. Jakarta : CV. Trans Info Media

Fitriani, R. (2014). “Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam terhadap Respon Adaptasi Nyeri pada Pasien Inpartu Kala I Fase Laten di RSKDIA Siti Fatimah Makassar”. Jurnal Kesehatan. Volume 7 no 2

JNC 8. (2014). The Eight Report of the Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure. U.S Department of Health and Human Services

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI : Situasi dan Analisis Lanjut Usia. Jakarta : Kementrian Kesehatan Republik Indonesia

Komnas Lansia. (2010). Pedoman Pelaksanaan Posyandu Lanjut Usia. Jakarta : Komisi Nasional Lanjut Usia

Martiningsih. (2011). Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Hipertensi Primer pada Pasien di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Bima Ditinjau Dari Perspektif Keperawatan Self-Care Orem. Thesis. Universitas Indonesia

Miller, C.A. (2012). Nursing for Wellness in Older Adults. China : Wolter Kluwer Health / Lippincott Williams & Wilkins

Muttaqin, A. (2014). Buku Ajar Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskular dan Hematologi. Jakarta : EGC

National Institutes of Health. (2015). Complementary and Alternative, or Integrative Health : What’s In a Name?. U.S Department of Health & Human services

Nekada, C.D.Y, Roesli, R.M.A, dan Sriati, A. (2014). Pengaruh Gabungan Relaksasi Napas dan Otot Progresif Terhadap Komplikasi Intradialisis di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. The First International Conference on Nursing (ICON) 2015, Nursing Department, Brawijaya University.

Putra, E.K, Widodo, A, Kartinah (2013). “Pengaruh Latihan Napas Dalam terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kecamatan Karas Kabupaten Magetan”. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta

RISKESDAS. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta : Kementrian Kesehatan RI

Smeltzer, S.C., Bare., B.G., Hinkle., J.L., dan Cheever, K.H. (2010). Brunner & Suddarth’s Textbook of Medical-Surgical Nursing. China : Wolter Kluwer Health / Lippincott Williams & Wilkins

Snyder, M & Lindquist, R. (2009). Complementary & Alternative Therapies in Nursing. Newyork USA : Hamilton Printing

Stanley, M dan Beare, P, G. (2006). Buku Ajar Keperawatan Gerontik. Jakarta : EGC

Sugiharto, A, Hadisaputro, S, dan Adi, M.S. (2007). Faktor-Faktor Risiko Hipertensi Grade II pada Masyarakat (Studi Kasus di Kabupaten Karanganyar). Thesis. Universitas Diponegoro Semarang

Sugiharto, A, Hadisaputro, S, dan Adi, M.S. (2007). Faktor-Faktor Risiko Hipertensi Grade II pada Masyarakat (Studi Kasus di Kabupaten Karanganyar). Thesis. Universitas Diponegoro Semarang

Suselo. (2010). Efektivitas Terapi Musik terhadap Penurunan Tanda-Tanda Vital pada Pasien Hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura. Thesis. Universitas Indonesia

Suwardianto, H, Kurnia, E. (2011). “Pengaruh Terapi Relaksasi Napas Dalam (Deep Breathing) terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Kota Wilayah Selatan Kota Kediri”. Jurnal STIKES RS. Baptis Kediri. Volume 4 no 1

Wijaya, A.S dan Putri, Y.M. (2013). Keperawatan Medikal Bedah : Keperawatan Dewasa Teori dan Contoh Askep. Yogyakarta : Nuha Medika

World Health Organisation. (2015). Global Health Observatory (GHO) Data. Geneva : WHO




DOI: https://doi.org/10.35842/jkry.v5i2.182

Article Metrics

Abstract view : 0 View
PDF - 0 View

Refbacks

  • There are currently no refbacks.