Pengaruh Terapi Meditasi Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di BPSTW Provinsi Di Yogyakarta Unit Budi Luhur Kasihan Bantul

Fajarina Lathu Asmarani

Abstract


Hipertensi akan menjadi masalah serius jika tidak segera ditangani namun dengan mengkonsumsi obat antihipertensi dapat memberikan dampak negatif. Terapi non farmakalogi merupakan alternatif pengobatan hipertensi dengan menciptakan keadaan rileks melalui meditasi. Meditasi merupakan latihan diri diarahkan untuk  bersantai tubuh dan menenangkan pikiran sehingga pasien jadi lebih punya motivasi dan sugesti untuk sembuh. Meditasi lebih menguntungkan karena pasien tidak bergantung pada obat. Tujuan penelitian ini adalah pembuktian ilmiah tentang pengaruh Terapi Meditasi Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di BPSTW Provinsi DI Yogyakarta Unit Budi Luhur Kasihan Bantul. Penelitian ini menggunakan metode Quasy experimental one group pre post test. Pengukuran tekanan darah menggunakan tensi digital, dilakukan sebelum dan sesudah pemberian meditasi selama 7 hari. Teknik sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum terapi adalah 140,20 mmHg, dan menurun menjadi 130,39 mmHg setelah intervensi. Rata-rata tekanan darah sistolik sebelum terapi 81,89 mmHg dan setelah intervesi menurun menjadi 77,86 mmHg. Perbedaan tekanan darah sistolik pre dan post intervensi sebesar 20,028 dengan α 0,000. Tekanan darah diastolik sebesar 4,028 dengan α 0,028. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi meditasi terhadap tekanan darah pada lansia di BPSTW Provinsi DIY Unit Budi Luhur, Kasongan, Bantul


Keywords


Lansia; Tekanan Darah; Meditasi

Full Text:

PDF

References


Bulechek, G, M. Butcher, H, K. Dochterman, J, M. Dan Wagner, C, M. 2013. Nursing Intervention Classification: Elseiver Giobal Right

Dharma, K, K. (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan “Panduan melaksanakan dan Menerapkan Hasil Penelitian.Jakarta :Trans Info Media.

Damanik, E,D. (2006). Pengujian Realibilitas, Validitas Analisis Item dan Pembuatan Norma DASS. www.lib.ui.ac.id Diakses tanggal 10 oktober 2016

Effendi, T. 2005. Meditasi Jalan Menuju Kesembuhan Lahir dan Batin, Jakarta : PT. Elek media komputindo

Gipta Galih, W. Dan Puji Purwaningsih. 2013. Pengaruh meditasi terhadap kualitas hidup lansia yang menderita hipertensi, www.Jurnal.Unimas.ac.id. diakses pada tanggal 25 oktober 2016

Harmilah, Elly Nrachmah dan Dewi gayatri. 2011. Penurunan tingkat stres fisik dan psikologi melalui meditasi pada lansia dengan hipertensi primer, www.scholargoogle.co.id diakses pada tanggal 4 november 2016

Hawari, D. 2011. Manajemen Stres, Cemas dan Depresi. Jakarta: Balai penerbit FKUI

Kozier, Erb, Berman dan Snyder. 2011, Fundamental Keperawatan. Jakarta : EGC

Lukaningsih, Z. L. & Bandiyah, S. 2011. Psikologi Kesehatan. (ed. Terbaru). Yogyakarta: Nuha Media

Mumpuni, Y. & Wulandari, A. 2010. Cara Jitu Mengatasi Stres. Yogyakarta: Cv Andi Offset

Potter, D. A, Perry, A.G. 2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik. Edisi 4. Volume 2. Alih Bahasa: Renata Komalasari, dkk. Jakarta: EGC

Priyanto. 2014. Konsep Manajemen stress. Yogyakarta: Nuha Medika

Snyder, M. & Lindquist. 2011, Complementary & Alternative Therapies in Nursing. New York: Springer Publishing Company

Sujarweni, w. 2014. Metodelogi penelitian keperawatan, Yogyakarta; Gava Media

Undang – undang no 36. 2009. Tentang kesehatan. www. Hukum online.com, diakses pada 4 november 2016

Suryani, L, K. 2000, Menemukan Jati Diri dengan Meditasi. Jakarta : PT. Elek media komputindo

World Health Organization, 2011. Global Status Report On Noncommunicable Diseases 2010. Geneva




DOI: https://doi.org/10.35842/jkry.v5i1.176

Article Metrics

Abstract view : 0 View
PDF - 0 View

Refbacks

  • There are currently no refbacks.