Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kadar Asam Urat Pada Masyarakat Dusun Demangan Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta

Siti Fadlilah, Adi Sucipto

Abstract


Penyakit sendi adalah peradangan sendi yang disebabkan karena adanya peningkatan kadar asam urat dalam darah. Kadar asam urat dapat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan asam urat, dimana jika memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi maka mudah menerima dan mengolah informasi terkait dengan asam urat. Faktor lain yang dapat mempengaruhi nilai asam urat dalam tubuh adalah karakteristik individu (usia, jenis kelamin, dan pendidikan). Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasi analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Dusun Demangan Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Jumlah sampel 78 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Analisa dengan menggunakan uji chi square dan uji Gamma. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan uric acid meter. Hasil analisis usia dengan kadar asam urat didapatkan p value 0,000. Hasil analisis jenis kelamin dengan kadar asam urat didapatkan p value 0,016.  Hasil analisis pendidikan dengan kadar asam urat didapatkan p value 0,002. Hasil analisis tingkat pengetahuan dengan kadar asam urat didapatkan nilai p value (0,001). Hasil analisis perilaku pencegahan dengan kadar asam urat didapatkan nilai p value (0,000). Ada hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, pendidikan, tingkat pengetahuan, dan perilaku pencegahan tentang asam urat dengan kadar asam urat.


Keywords


Asam Urat; Pengetahuan; Perilaku Pencegahan

Full Text:

PDF

References


Bustan. (2007). Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. Cet. 2. Jakarta: Rineka Cipta, 2007

Depkes. (2011). Laporan Riset Kesehatan Dasar 2011. Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Hidayat, R. (2009). Gout dan Hiperurisemia. Divisi Reumatologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 22.

Kanis, H. I. T., & Amigo, T. A. E. (2012). Correlation Between Community Knowledge Level About Uric Acid And Preventive Behaviour At Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta. Medika Respati, 8(1).

Karimba, A., Kaligis, S., & Purwanto, D. (2013). Gambaran Kadar Asam Urat Pada Mahasiswa Angkatan 2011 Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi dengan Indeks Massa Tubuh≥ 23 kg/m2. Jurnal e-biomedik, 1(1).

Notoatmodjo. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

__________. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Price & Wilson. (2005). Patofisiologi. Edisi 6. Vol 2. Jakarta : EGC

Riskesdas. (2013). Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementrian Kesehatan republik Indonesia.

Sandjaya, H. (2014). Buku Sakti Pencegahan dan Penangkal Asam Urat. Yogyakarta : Mantra Books

Suiraoka. (2012). Penyakit Degeneratif Menenal, Mencegah dan mengurangi Faktor Risiko 9 Penyakit. Yogyakarta : Nuha Medika

WHO. (2013). Gout dan Asam Urat. www.searo.who




DOI: https://doi.org/10.35842/jkry.v5i1.167

Article Metrics

Abstract view : 0 View
PDF - 0 View

Refbacks

  • There are currently no refbacks.