EFEKTIFITAS KONSELING LAKTASI TERHADAP EFIKASI DIRI DAN KEMAMPUAN MENYUSUI IBU PASCA BEDAH SESAR

Venny Vidayanti, Melania Wahyuningsih

Abstract


Penyebab rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif bagi bayi dibawah usia enam bulan karena produksi ASI ibu pasca bedah sesar yang terhambat pada hari-hari pertama pasca persalinan. Penerapan konseling laktasi pada ibu pasca bedah sesar masih belum optimal. Konseling laktasi pada kontak awal ibu dan bayi sangat penting dalam mendukung ibu pasca bedah sesar untuk mempertahankan menyusui dan mengoptimalkan pemberian ASI bagi bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan konseling laktasi terhadap efikasi diri dan kemampuan menyusui ibu pasca bedah sesar di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel pasangan ibu dan bayi sebanyak 41 responden pada masing- masing kelompok. Jenis penelitian ini adalah penelitian ekperimen dengan desain “quasi experimental with post test-only non equivalent control group design”. Intervensi konseling laktasi dilakukan pada 2 kontak. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi menggunakan komponen BREAST untuk mengamati kemampuan menyusui ibu pasca bedah sesar dan kuesioner BSES-SF untuk menilai efikasi diri. Analisis data menggunakan uji chi square dan Uji independent t-test.  Hasil penelitian konseling laktasi dengan kemampuan menyusui ibu didapatkan nilai p-value 0,004.  Pengaruh konseling laktasi terhadap efikasi diri didapatkan nilai p-value 0,000. Konseling laktasi efektif meningkatkan kemampuan menyusui dan efikasi diri ibu pasca bedah sesar.

Keywords


Konseling, Seksio Sesarea, Efikasi Diri, Kemampuan Menyusui

Full Text:

PDF

References


Ambarwati, R. (2013). Pengaruh konseling laktasi intensif terhadap pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif sampai 3 bulan. Tesis. Vol. 2, No. 1. Desember 2013: 15-23, Jurnal Gizi Indonesia.

America Academy of Pediatrics Section on Breastfeeding. (2005). Breastfeeding and The Use of Human Milk. America Academy of Pediatrics

Arini, H. (2012). Hubungan Umur dan Tingkat Pendidikan Terhadap Pemberian Asi Eksklusif. http://aperlindraha.wordpress.com

Centers for Disease Control and Prevention. 2004. Breastfeeding Trends And Updated National Health Objectives For Exclusive Breastfeeding. United States

Chertok, I. R., Shoham-Vardi, I. (2008). Infant Hospitalization And Breastfeeding Post Caesarean Section, British J Nurs, 17, 786-791

Dennis, C.L. ( 2002). Breastfeeding initiation and duration; a 1990-2000 literature review. JOGNN. Vol. 31(1), pp: 12-27. ISSN: 1552-6909

Dennis, C.L. (2003). The Breastfeeding Self Efficacy Scale: Psychometric Assessment of The Short Form. JOGNN, 6, p.734-744

Departemen Kesehatan RI. (2007). Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Konseling Menyusui Dan Pelatihan Fasilitator Konseling Menyusui, Jakarta.

Dewey, K.,. Nommsen-Rivers, L., Heinig, M, Cohen, R. (2003). Risk Factors For Suboptimal Infant Breastfeeding Behavior, Delayed Onset Lactation, And Excess Neonatal Weight Loss. J Pediatr, 112, 607-619

Dharma,.K (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan (panduan melaksanakan dan menerapkan hasil penelitian). Jakarta: Trans Info Media.

Duong, D.V., Lee, A.H & Binns, C.W. (2005). Determinans of Breasfeeding within firs 6 months in rural Vietnam. J. Paediatric. Child Health Vol.41p. 338-343.

Francis, M. (2007). The Everything Health Guide to Postpartum Care, Adams Media, an F+W Publications Company, ISBN 13: 978-1-59869- 275-4, Avon, USA.

Karlström, A., Engström-Olofsson,R., Norberg,KG, Sjöling, M.,Hildingsson, I. (2007). Postoperative pain after cesarean birth affects breastfeeding and ınfant care. JOGNN, Vol.36, No.5; p.(430-440),ISSN: 1552-6909

Latipun. (2005). Psikologi Konseling. Universitas Muhammadiyah Malang. Malang.

Ma’rifah, U., Aryunani. (2013). Efektifitas Penerapan IMD Terhadap Peningkatan Kemampuan Menyusu Bayi Baru lahir Terhadap Peningkatan Kemampuan Menyusui Bayi Baru lahir dan Keberhasilan Menyusui Ibu Primipara di RS Muhammadiyah Surabaya.

Mardyaningsih, E. (2010). Efektifitas Kombinasi Teknik Marmet Dan Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Ibu Post Partum Seksio Sesarea Di Rumah Sakit Wilayah Jawa Tengah. Tesis. Depok; Jakarta

Moore, E.R., Coty, M.B. (2006). Prenatal And Postpartum Focus Groups With Primiparas : Breastfeeding Attitudes, Support, Barriers, Self-Efficacy, And Intention. J Pediatr, 20,35-46

Muaningsih. (2013). Studi Komparasi Antara Breastfeeding Self Efficacy Pada Ibu Menyusui di RSSIB dengan Non RSSIB dan Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta : FIK-UI. Thesis

Narayan, S., Natarajan, N., & Bawa, K. S. (2005). Maternal and neonatal factors adversely affecting breastfeeding in the perinatal period. Medical Journal Armed Forces India, 61(3), 216-219.

Perinasia, Perkumpulan Perinatologi Indonesia. (2009). Manajemen Laktasi, Jakarta

Perry, E., Shanon., Hockenberry, J.M., Lowdermilk, L.D.,Wilson. D.,(2010). Maternal Child Nursing Care. (4th edition). Mosby-Elsevier.

Riordan, J., Wambach, K. (2010) Breastfeeding and Human Lactation. (4th edition). Massachusetts: Jones and Bartlett Publishers.

Riskesdas. 2013. Rencana Kerja Pembinaan Gizi Masyarakat Tahun 2013. Jakarta: Direktorat Bina Gizi Kemenkes RI.

Roesli, U. (2012). Inisiasi Menyusui Dini Plus ASI Eksklusif. Jakarta: Pustaka Bunda. p: 25-27

Roesli. U., Yohmi, E. (2009). Manajemen Laktasi. Jakarta: IDAI.

Smith, L.J. (2010). Impact of Birth Practices on Breastfeeding, (Second edition), Jones and Barlett Publishers, ISBN 978-0-7637-6374-9, Sudbury, USA.

Soetjiningsih. (2003).Konsep tentang ASI Eksklusif. Jakarta: EGC

Spaulding, D.M.(2007). Breastfeeding Self Efficacy in Women of African Descent. Proquest Dissertations and Theses.

Tomey, A.N & Alligood, M.R.. (2006). Nursing Theorist and their work. 6th Edition, ST. Louis: Mosby Elsevier, Inc

Towle, M.A. (2009). Maternal Newborn Nursing Care. (First edition), Pearson Prentice Hall, ISBN-13: 978-0-13-113730-1, New Jarsey, USA.

Wardani, M.A. (2012). Gambaran Tingkat Self Efficacy Untuk Menyusui pada Ibu Primigravida. Skripsi. Depok : FIK.UI. Tidak Dipublikasikan.

World Health Organization, United Nations of Children Foundation. 2011. Modul 40 Jam Pelatihan Konseling Menyusui Standar WHO & UNICEF . Tidak dipublikasikan




DOI: https://doi.org/10.35842/jkry.v4i2.115

Article Metrics

Abstract view : 0 View
PDF - 0 View

Refbacks

  • There are currently no refbacks.